Pernyataan Visi Perusahaan

VISI merupakan pernyataan yang jelas dari tujuan akhir sebuah organisasi.

MEMAHAMI VISI ORGANISASI

Visi dalam organisasi memiliki peran paling penting untuk menggerakkan seluruh modal organisasi dalam mencapai tujuan secara bersama-sama dan selaras dari level Direksi, Manajer sampai karyawan. Visi bersifat jangka panjang, harus jelas dan dapat diraih dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki oleh organisasi.

Pertanyaan utama visi yaitu “Organisasi Anda ingin menjadi apa?” Vision statement biasanya tertulis dalam satu kalimat, inspirasional, jelas dan mudah diingat yang mengekspresikan tujuan jangka panjang organisasi. Vision statement mampu memotivasi karyawan untuk bekerja lebih keras dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Pernyataan visi menunjukkan sumbe daya yang dimiliki, kompetensi dan ketrampilan yang diperlukan untuk meraih tujuan akhir. Sehingga dapat digunakan sebagai petunjuk utama dalam membuat decision-making dan mengalokasikan sumber daya yang dimiliki agar lebih efektif.

PERBEDAAN ANTARA VISI DAN MISI 

Visi dan Misi sering digunakan secara bersama-sama untuk menyampaikan tujuan organisasi. Stakeholder terkadang menyampaikan visi dan misi secara terbalik, padahal visi dan misi tidak dapat diubah peranannya masing-masing.

Tabel di bawah ini akan menjelaskan perbedaan mendasar antara visi dan misi organisasi yang dapat membantu stakeholder dalam meningkatkan kinerja organisasi.

PERBEDAAN VISI DAN MISI
VISI MISI
Tujuan
Menyampaikan tujuan akhir yang ingin dicapai organisasi Menyampaikan agenda utama yang ingin dicapai organisasi saat ini
Pertanyaan Strategis
Organisasi Anda ingin menjadi apa? Apa yang ingin dilakukan organisasi Anda saat ini?
Instrumen
Visi mengandung :

 

1.      Tujuan

2.      Nilai

Misi mengandung capaian pada :

 

1.      Pelanggan

2.      Produk atau Jasa

3.      Pasar

4.      Teknologi

5.      Fokus pada Kelangsungan Organisasi

6.      Filosofi

7.      Fokus pada Image

8.      Fokus pada Pengelolaan Karyawan

Dimensi Waktu
Masa depan Saat ini (periode waktu yang ditentukan)
Fokus Pengembangan
Anggota organisasi/ karyawan perusahaan Karyawan, pelanggan, suplier, distributor, kolega dan komunitas
Urutan Penentuan
Visi dibuat diurutan pertama Misi dibuat setelah visi terbentuk
Proses Perubahan
Jarang dilakukan perubahan, karena membutuhkan waktu yang lama untuk meraih visi organisasi Misi dapat dirubah setelah organisasi dapat meraih misi sebelumnya (sering terjadi dilakukan setelah lima tahun)

MANFAAT VISI

Tidak semua visi selaras dengan tujuan jangka panjang organisasi. Sering terjadi visi organisasi hanya menyampaikan aspek finansial sebagai tujuan akhir. Aspek lain yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja organisasi seperti motivasi karyawan jarang disampaikan.

Ada manfaat yang besar apabila organisasi mampu membuat visi yang tepat. Manfaat tersebut yaitu :

  1. Memotivasi dan menginspirasi karyawan,
  2. Menyampaikan tujuan yang jelas untuk dikerjakan stakeholder,
  3. Menentukan jangkauan goal yang jelas (sesuai sumber daya dan kapabilitas yang dimiliki),
  4. Memberikan guideline manajer untuk mengalokasikan sumber daya secara efektif.

MENENTUKAN VISI

Menyusun visi merupakan langkah pertama yang penting bagi proses manajemen strategis. Berikut cara yang kami rekomendasikan untuk Anda dalam menentukan visi, yaitu sebagai berikut :

Langkah pertama : Mengumpulkan stakeholder (direksi, manajer dan karyawan) dan shareholder

Visi harus diketahui oleh seluruh karyawan dari berbagai level manajerial. Seluruh karyawan perlu mengetahui visi organisasi sebagai proses membangun komitmen terhadap tujuan jangka panjang organisasi. Setelah semua pihak mengetahui dan memahami visi, organisasi perlu mendistribusikan atribut yang dapat mengingatkan berbagai level karyawan terhadap visi tersebut dapat berupa virtual website dan desain grafis (misal, poster dan x-banner). Sehingga semua orang dapat membaca dan memahami tujuan organisasi.

Langkah kedua : Menanyakan visi organisasi sesuai versi stakeholder dan shareholder

Langkah selanjutnya setelah mengumpulkan stakeholder dan shareholder, yaitu menanyakan visi organisasi menurut perspektif mereka lalu mengumpulkan hasil review mereka kepada tim yang bertugas. Setelah itu, tim yang bertugas perlu mengkombinasikan semua review yang terkumpul. Langkah kedua ini dapat mengurangi konflik kepentingan yang dapat muncul akibat perbedaan melihat tujuan akhir organisasi.

Langkah ketiga : Melakukan perbaikan visi dan menyampaikan visi yang terbaru

Draft visi terbaru perlu disampaikan kepada karyawan yang mengirimkan review (di tahap kedua) sebelum ditentukan visi yang final. Setelah ditentukan visi terbaru, maka tim yang bertugas perlu menyampaikannya kepada seluruh karyawan dan pihak lainnya yang berkepentingan.

CONTOH VISI ORGANISASI

GOOD VISIONS
Perkebunan Nusantara IV : Menjadi perusahaan unggul dalam usaha agrobisnis yang terintegrasi
Pertamina : Menjadi Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia
Pelindo I : Menjadi Nomor Satu di Bisnis Kepela​buhan di Indonesia
 
 
 
 

2 Replies to “Pernyataan Visi Perusahaan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *